Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

FIFA Didesak Cabut Piala Dunia 2026 dari AS

FIFA Didesak Cabut Status Amerika Serikat Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2026
FIFA Didesak Cabut Piala Dunia 2026 dari AS. Sumber: Bola.com

Mantan bintang Timnas Mesir, Mohamed Aboutrika, mendesak Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) untuk memberi sanksi kepada Israel dan mencabut status Amerika Serikat (AS) sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Desakan ini disampaikan Aboutrika sebagai bentuk protes atas konflik di Gaza yang telah menelan banyak korban jiwa, termasuk atlet Palestina.

Aboutrika, yang pernah menjadi runner-up pemain terbaik Afrika 2008 dan telah 100 kali membela Timnas Mesir, menyampaikan pendapatnya ketika menjadi analis pada laga Community Shield antara Crystal Palace vs Liverpool di Stadion Wembley, Minggu (10/8/2025). Aboutrika mengkritik FIFA dan UEFA yang dinilainya tidak adil dan konsisten dalam memberi hukuman. Ia menyebutkan contoh saat FIFA dengan cepat melarang partisipasi Timnas dan klub sepak bola Rusia usai invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Sementara itu, timnas Israel tak kunjung mendapatkan hukuman serupa dari FIFA meski telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa atlet Palestina.

"Sudah ada 760 atlet Palestina yang gugur akibat Israel, termasuk 420 pesepak bola, dan 140 fasilitas sepak bola yang hancur," ujar Aboutrika, dikutip dari Sport Bible, Rabu (13/8/2025).

Tidak hanya mengkritik keterlibatan Israel, Aboutrika juga menysoroti tanggung jawab AS atas korban jiwa yang mencapai 60.000 orang sejak Oktober 2023. Ia mendesak agar AS dicoret dari daftar tuan rumah Piala Dunia 2026, di mana negara itu dijadwalkan menggelar 16 pertandingan, termasuk partai final, bersama Kanada dan Meksiko.

"Jangan rayakan bersama makelar properti (Presiden AS Donald Trump) di podium final Piala Dunia Antarklub, dengan tangan yang berlumuran darah rakyat Palestina," kata Aboutrika.

Aboutrika juga mensinggung peran negara-negara Eropa, seperti Prancis, Inggris, dan Jerman, yang dinilainya mulai mengabaikan kejahatan Israel. Ia menekankan bahwa jika FIFA dan UEFA serius dalam menangani masalah ini, mereka harus melarang tim Israel untuk berpartisipasi. Aboutrika juga meminta tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan, dari FIFA dan UEFA.

Desakan untuk mencabut status tuan rumah Amerika Serikat bukan hanya datang dari Aboutrika, tetapi juga dari netizen. Sejak 2024, netizen telah mempertanyakan kemampuan Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah turnamen akbar seperti Piala Dunia 2026. Kekhawatiran ini muncul karena dinilai kurangnya stadion yang memadai dan situasi keamanan yang tidak kondusif. Contohnya, kejuaraan Copa America 2024 yang digelar di AS mendapat sorotan karena kericuhan yang terjadi jelang final antara Argentina vs Kolombia, di mana banyak fans yang tidak memiliki tiket memaksa masuk ke stadion.

Amerika Serikat, bersama Kanada dan Meksiko, terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 pada 13 Juni 2018. Pemilihan ini didasarkan pada pemungutan suara selama Kongres Tahunan FIFA di Moskow, dengan penawaran bersama tiga negara Amerika Utara memenangkan 134 suara, mengalahkan Maroko yang memperoleh 65 suara. Ketiga negara tuan rumah, yang masing-masing diwakili oleh 11 kota di AS, 3 kota di Meksiko, dan 2 kota di Kanada, akan secara otomatis lolos ke turnamen. Turnamen edisi 2026 ini juga akan menjadi Piala Dunia FIFA dengan 48 tim peserta pada putaran final, peningkatan dari sebelumnya 32 tim peserta.

Sumber: Bola.com, Okezone.com, iNews.id, DailySports.id, Wikipedia.org

Posting Komentar untuk "FIFA Didesak Cabut Piala Dunia 2026 dari AS"